HaKa News

BUKA PUASA BERSAMA SANTRI YATIM YPAYK

October 15th, 2016 | by MediaHK
BUKA PUASA BERSAMA SANTRI YATIM YPAYK
Berita HK
0

Sejumlah Anak yatim YPAYK( Yayasan Peduli Anak Yatim Kuningan) dari Ponpes Husnul Khotimah dan Al-Multazam hari Selasa (11/10) mengikuti buka puasa bersama setelah puasa Asyura tangal 10 Muharram 1438 H di kediaman Alm. H. Sahal Suhana di Desa Maniskidul Kec. Jalaksana Kab. Kuningan. Acara ini diselenggarakan atas inisiatif dari Hj. Nining Rimawati, istri dari Alm. H. Sahal Suhana, SH.

Turut hadir dalam acara ini Para pengurus Yayasan Husnul Khotimah dan Yayasan Al-Multazam seperti H. Asep Saputra, H. Maman Kurman, SH., KH. Kosasih Toyyib, MH., KH. Abdurrasyid, MA dan Mudir Ponpes Al-Multazam KH. Addin Nurhaedin, Lc. Selain itu juga dihadiri oleh kru Humas dan Dakwah Husnul Khotimah yang dipimpin oleh Ust. Sanwani, SH.

Acara dimulai dengan sambutan dari KH. Abdurrasyid, MA. Ia menyampaikan momen ini adalah salah satu bentuk perkenalan pihak yayasan dengan sejumlah anak yatim yang tergabung dalam YPAYK. Berikutnya dilanjutkan dengan pembacaan hadoroh dan pembacaan Surat Yaasin dan Al-Mulk bersama yang dipimpin oleh H. Nono Sudana untuk mendoakan Alm. H. Sahal Suhana.

Sambil menunggu adzan Maghrib berkumandang, acara yang berlangsung sejak bada Ashar ini diisi oleh tausiyah oleh Ust. Jajang Aisyul Muzakki, M.Pd.I. Dalam ceramahnya ia menyampaikan motivasi-motivasi yang bisa membangun rasa percaya diri anak yatim yang hadir saat itu.
“Kebahagiaan dan kesuksesan itu tidak selalu ditentukan oleh keberadaan orangtua mendampingi hidup kita,” tuturnya. Ia mencontohkan kehidupan Rasulullah SAW. yang selama hidupnya tidak pernah mengenal sosok ayah karena telah meninggal jauh sebelum hari kelahiran beliau.

Selanjutnya Ust. Jajang menyampaikan beberapa point yang bisa dilakukan anak-anak yatim untuk bisa mendapatkan kesuksesan dan cita-cita yang diharapkan meskipun tanpa kehadiran orangtua.

Poin yang pertama menurutnya adalah menanamkan kesadaran pada diri masing-masing bahwa kita telah ditakdirkan ke alam dunia sebagai pemenang. Bersandar hanya kepada Allah SWT. dan menyerakhkan segalanya kepada-Nya.

Poin yang kedua adalah dengan memiliki keyakinan diri bahwa kita bisa. Keyakinan ini juga harus dibarengi dengan usaha maksimal. Dan poin terakhir adalah berfikir positif.
“Husnudzan kepada Allah, karena Allah bergantung pada prasangka hamba-Nya. Dan selalu ucapkan hal-hal yang baik karena ucapan adalah doa,” pungkasnya. Ia melanjutkan bahwa hidup itu seperti gema. Apa yang diucapkan akan memantul kepada yang mengucapkannya.
Seusai penyampaian tausiyah, acara taaruf baru dimulai. Diisi dengan perkenalan masing-masing santri kepada pihak pengelola yayasan. Dalam acara ini diketahui ternyata mayoritas santri yatim yang berasal dari Kuningan ini memiliki banyak potensi. Beberapa diantara mereka bahkan telah hafal Al-Quran, dan memiliki berbagai prestasi yang cukup membanggakan.

Bertepatan dengan berkumandangnya adzan Maghrib, acara diakhiri dengan berbuka puasa bersama.

Yayasan Husnul Khotimah dan Al-Multazam memang sejak lama menaruh perhatian kepada santri-santri yatim dengan cukup intensif. Hal ini merupakan salah satu amanat dari Alm. H. Sahal Suhana sebagai pendiri kedua yayasan tersebut. Santri-santri yatim ini mendapatkan berbagai keringanan dalam hal pembiayaan pondok pesantren serta fasilitas-fasilitas lain yang disediakan oleh YPAYK.(Afm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

travel