HaKa News

Nasihat Mudir Ma’had Kepada Wisudawan angkatan19

May 16th, 2016 | by MediaHK
Nasihat Mudir Ma’had Kepada Wisudawan angkatan19
Divisi Kepesantrenan
1

Wahai anakku…

إني موصيكم أيها الطلاب والطالبات : باستمرار طلب العلم وبإخلاص النية في طلبه , وإجهاد النفس على العمل بموجبه , فإن العلم شجرة والعمل ثمرة وليس يعد عالما من لم يكن بعلمه عاملا .

Jangan berhenti menuntut ilmu dan ikhlas dalam mencarinya, tapi jangan lupa untuk berusaha kuat mengamalkannya. Ilmu itu pohon adapun amal itu buahnya, seseorang tidak disebut alim kecuali mengamalkan ilmunya. إنما يخشى الله من عباده العلماء

Ingatlah bahwa hidup itu ada belajar, belajar dari pengalaman, belajar dari kesalahan, belajar dari alam, belajar dari orang lain. belajar bersyukur walau tak cukup, belajar ikhlas walau tak rela, belajar taat meskipun berat, belajar memahami walau tak sehati, belajar terus memberi walau tidak dihargai, peduli walau tidak dihiraukan, belajar kuat meskipun jiwa lemah, belajar tersenyum saat terluka, tetap sabar walau dibuat kecewa, menerima perbedaan untuk persatuan, belajar mengalah untuk menang, belajar berani maju meski rintangan menghadang, belajar menjadi terbaik dalam kumpulan orang-orang baik, belajar menerima kekalahan, belajar menjaga hati saat menang, belajar mendengar saat ada yang bicara, belajar banyak melihat bukan berpendapat, demikianlah hidup itu belajar dan belajar.

Ilmu itu orang tua dan amal itu anak yang dilahirkan, keduanya harus bersama dan berdekatan. Ilmu itu pembantu amal dan amal itu tujuan ilmu, meninggalkan kebenaran karena tidak tahu lebih baik dari pada meninggalkannya untuk menjaga diri. Jangan asyik bekerja dalam hal yang kamu tidak punya ilmunya karena orang bertindak tanpa ilmu itu merusaknya lebih banyak dari memperbaiki. Selama di sini kalian diajar, dididik dan dibina, setelah keluar jangan hanya menjadi baik untuk diri sendiri saja, namun ajaklah yang lain untuk menjadi baik. Dan jangan lupa untuk terus melanjutkan tarbiyah diri sendiri karena arus kemaksiyatan dahsyat sekali. ولكن كونوا ربانيين بما كنتم تعلمون الكتاب وبما كنتم تدرسون . Bukankah serigala hanya mampu makan domba yang jauh dari kelompoknya, dan bukankah setan itu lebih dekat kepada orang yang menyendiri dan lebih jauh dari yang berjamaah?

Wahai anakku…

Calon pemimpin bangsa yang dikasihi dan dimulyakan Allah SWT.

Izinkan saya menyampaikan bahwa saya dan civitas akademika Pesantren mencintai dan menaruh harapan yang tinggi kepada kalian semua. Sudah banyak orang yang berilmu tapi belum banyak yang mengamalkannya, banyak yang sudah berikrar beriman, tapi hanya sedikit yang mampu istiqomah. Jadilah kalian alumni Husnul Khotimah ini arus kesolehan di manapun kalian berada bukan malah hanyut mengikut arus kerusakan yang ada. Antum rijal hazhihil ummah, masyarakat bangsa dan negari ini menunggu tangan-tangan terampil kalian yang telah memadukan ilmu umum dan agama, benar aqidahnya ibadahnya, kokoh akhlaq dan budi pekertinya.

Wisuda hari ini berarti akhir masa pendidikan kalian di Husnul Khotimah sekaligus perpisahan antar kalian dan kami para pengurus dan civitas academika, ada awal ada akhir, ada pertemuan ada perpisahan. Pertemuan kekasih Allah adalah hanya ada di dalam rangka mencintaiNya dan mengharap ridhoNya, demikian halnya dengan perpisahannya yang harus berpisah karenaNya, semoga akhir ceritanya nanti kita semua akan dipertemukan di SurgaNya.

Walaupun kalian akan berjauhan, semoga kalian tetap berdekatan,saling tolong menolong dalam kebajikan, dan saling mendo’akan dalam taqorub kepada Allah. Jadilah kalian pribadi-pribadi yang produktif, rajin memproduksi kebaikan bukan hanya pandai mengkonsumsi kebaikan orang lain, jadilah kalian da’i –da’i dijalan Allah dimanapun kalian berada dan apapun profesi kalian kelak sampai hari tua : نحن دعاة قبل كل شيء

Jika kalian menjadi ulama, jadilah ulama yang juga da’i, jida menjadi insinyur jadilah insinyur yang da’i, jika menjadi dokter jadilah dokter yang da’i, hingga ketika kalian tidak mempunyai jabatan, janganlah jabat da’i kalian lepaskan.

Anak-anakku…

Jadilah kalian anak-anak kebanggaan orang tua karena kesholehan dan bakti kalian kepadanya. Jadilah kalian anak-anak yang kelak di hari akhir mengangkat derajat dan surga untuknya karena hafalan Al Qur’an kalian yang senantiasa dijaga, oleh sebab istiqomah dan tsabat kalian dalam menghadapi berbagai badai kemungkaran.

Ingatlah wasiat Rasulullah saw kepada Abu Dzar: Perbarui kapalmu karena laut itu dalam, perbanyaklah bekal sebab perjalaanmu jauh dan kurangi bebanmu karena jalan yang akan dilalui penuh rintangan.

Wahai anakku…

Akhirnya, kami berharap agar kalian rajin berdo’a kepada Allah, untuk kedua orang tuamu, untuk muwakif dan pendiri-pendiri Husnul Khotimah ini, untuk guru-guru dan pengurus Pesantren ini, untuk dirimu sendiri dan rekan-rekanmu.

(Disampaikan dalam acara ” Haflah Attakharruj dan Wisuda Santri Kelas XII MA Pondok Pesantren Husnul Khotimah Angkatan XIX 15 Mei 2016)

One Comment

  1. Pingback: Husnul Khotimah Wisuda Santri dan Penghafal Al- Qur’an Pondok Pesantren Husnul Khotimah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

travel