HaKa News

Gubernur Jawa Barat Berikan Taushiyah Kepada Santri Husnul Khotimah

May 6th, 2018 | by mediahaka
Gubernur Jawa Barat Berikan Taushiyah Kepada Santri Husnul Khotimah
Hot News
0

Sabtu (05/05/2018) tepat ba’da magrib, Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan mengunjungi Ponpes Husnul Khotimah (HK) I Desa Maniskidul  Kuningan. Kedatangannya disambut pengurus Yayasan dan ribuan santri, Aher sapaan akrab beliau didaulat untuk memberikan taushiyah di hadapan para ustadz dan santri di Masjid Putra HK I .

Dalam taushiyahnya, Gubernur yang banyak menerima penghargaan ini mengutip pernyataan Ibnu Kholdun bahwa Masa depan kita akan lebih baik jika pada saat masih kecil dan remaja bercita-cita gemilang. Untuk itu Aher mengajak para santri untuk bercita-cita yang tinggi.

“Sebab tidak ada manusia di muka bumi ini yang berkarya besar tanpa bercita-cita besar. Dan tidak mungkin bercita-cita besar tanpa pengetahuan  yang besar. Jadi, pengetahuanlah yang menjadikan seseoarang punya cita-cita besar.”  Katanya.

Lebih lanjut Aher menyampaikan bahwa untuk mendapatkan pengetahuan itu inspirasinya ada di dalam Al Qur’an. beliau meyakini dengan Al- Qur’an lah kita bisa maju. Karena info dalam Al Qur’an menurutnya tidak bisa dikalahkan.

Selanjutnya Ahmad Heryawanmengajak jama’ah untuk mensyukuri keberadaaan orang tua, “Ibu dan ayah adalah pemberan Allah SWT yang patut kita syukuri, yang telah melahirkan kita. Tidak boleh seseorang masalahkan siapa ibunya dan ayahnya.” Kata Aher, karena yang harus dipermasalahkan adalah apa dan bagaimana seseorang itu harus menggapai masa depan.

Lebih lanjut Aher menyatakan “Kita semenjak hari ini harus memulai memikirkan dan menyusun masa depan kita dengan baik bisa dideklarasikan atau disembunyikan. Yang jelas sebaiknya seorang muslim sejak umur 12 tahun mencanangkan kehidupan masa depan”.

Ada beberapa pertanyaan panduan yang disampaikan Aher. Pertama, adalah Siapa saya hari ini, usia 20, 25 dan seterusnya. Kedua,  Seperti apakah manusia yang masih hidup mengenang saya ketika saya wafat. Ketiga  cara wafat seperti apakah yang kita inginkan. Dan Keempat,  apa strategi saya untuk menjawab pertanyaan satu, dua dan tiga.

Menurut Ahmad Heryawan, Insya Allah ke depan ada alumni dari Husnul yang akan menjadi presiden, gubernur, menteri, pengusaha hebat , maupun di bidang-bidang lain. Namun yang terpenting menurutnya para santri ini harus memiliki keshalihan secara pribadi dan kesalihan sosial sekaligus. “Kita hadir dengan kesalihan pribadi yang tangguh, hubungan kita dengan Allah sangat kuat untuk kita sendiri, dan kita juga menghadirkan kesalehan sosial yang disebar luas ke masyarakat umum yang merasakan manfaat kehadirn kita.” Katanya.

“Semakin banyak masyarakat manusia yg merasakan manfaaat dari kehadiran kita maka semakin tinggi tingkat keshalihan kita di mata Allah SWT. Keshalihan pribadi boleh jadi pahalanya hanya satu, keshalihan sosial boleh jadi beratus kali, beribu kali., Itulah khoirunnaas anfauhum linnaas. “ ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *