
Pontren Husnul Khotimah Perkuat Sistem Kinerja Pembinaan Santri
KUNINGAN, Senin 28 September 2026 — Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola dan efektivitas kinerja, Unit Pembinaan Pondok Pesantren Husnul Khotimah melaksanakan kegiatan pembaharuan dokumen Key Performance Indicator (KPI), Standard Operating Procedure (SOP), dan Instruksi Kerja yang akan menjadi acuan dalam pelaksanaan tugas dan program kerja di unit pembinaan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 28 September 2026 ini diikuti oleh para Kepala Urusan (Kaur) dari Unit Pembinaan Putri, Pembinaan Putra HK 1, dan Pembinaan Putra HK 2.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap program pembinaan memiliki target yang jelas, proses kerja yang terarah, serta indikator pencapaian yang dapat diukur.
Dalam sambutannya, Kanit UPMP, Usth. Mia Rusmia, M.Pd., menyampaikan bahwa pembaharuan dokumen KPI, SOP, dan Instruksi Kerja bukan sekadar penyusunan dokumen administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun sistem kerja yang lebih terukur dan konsisten.
“Kita ingin setiap pekerjaan yang dilakukan memiliki standar, memiliki indikator, dan dapat dievaluasi. Karena itu, dokumen KPI, SOP, dan Instruksi Kerja harus benar-benar dipahami dan dijalankan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam unit pembinaan.”
Para peserta kemudian terlibat dalam proses pembahasan dan penyelarasan dokumen, mulai dari indikator kinerja, alur pelaksanaan tugas, standar operasional, hingga instruksi teknis yang akan diterapkan di masing-masing unit pembinaan.
Melalui pembaharuan tersebut, diharapkan setiap unit memiliki pedoman kerja yang lebih jelas sehingga dapat memudahkan proses monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut terhadap setiap program yang dilaksanakan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pondok Pesantren Husnul Khotimah dalam membangun tata kelola lembaga yang semakin profesional, terukur, efektif, dan berkelanjutan.
Dengan demikian, KPI tidak hanya menjadi ukuran pencapaian, SOP bukan sekadar dokumen, dan Instruksi Kerja bukan hanya panduan tertulis, tetapi semuanya diharapkan dapat diterapkan secara nyata dalam aktivitas pembinaan sehari-hari.
KPI mengukur pencapaian. SOP menstandarkan proses. Instruksi Kerja memastikan setiap langkah berjalan tepat.
Melalui sinergi UPMP dan seluruh unit pembinaan, pembaharuan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas kinerja serta memberikan dampak yang semakin optimal bagi proses pembinaan santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah.

