Tingkatkan Kualitas Santri, Husnul Khotimah Adakan Uji Petik Bahasa Arab

Tingkatkan Kualitas Santri, Husnul Khotimah Adakan Uji Petik Bahasa Arab

Kuningan, Unit Penjamin Mutu Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan kembali menggelar agenda Ujian Petik Bahasa Arab pada Sabtu pagi (16/08). Kegiatan ini diikuti oleh santri dari jenjang MTs hingga MA dan berpusat di Masjid Husnul Khotimah.

Ujian petik ini merupakan bagian dari upaya pondok untuk meningkatkan kualitas program unggulan, sekaligus melakukan evaluasi capaian para santri.

Dalam wawancara bersama tim media Husnul Khotimah, Ustadzah Mia Rusmia, M.Pd selaku perwakilan Unit Penjamin Mutu menyampaikan:
“Unit penjamin mutu sedang mengadakan uji petik. Selama dua pekan ini kami ingin membuat potret tentang empat program unggulan di Husnul Khotimah, dengan tujuan memperbaiki baik dari segi target maupun proses. Uji petik ini juga menjadi sarana cross-check antara program yang sudah berjalan dengan hasil evaluasi. Harapannya, ini bisa menjadikan Pondok Pesantren Husnul Khotimah semakin bermutu, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan menumbuhkan ketenangan bagi para orang tua dalam menyekolahkan putra-putrinya di sini. Semua program di Husnul Khotimah insyaAllah terjamin kualitas proses dan produknya. Prestasi yang sudah banyak diraih semoga bisa terus berkembang, sehingga seluruh proses dapat terkontrol dengan baik dan menjadikan HK semakin bermanfaat. Uji petik ini memang diadakan secara acak, dari setiap kelas diambil perwakilan, misalnya kelas 9 dan kelas 12. Semoga para santri terus bersemangat belajar agar kelak bisa menjadi orang-orang yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat.”

Selain pihak penyelenggara, kesan dari santri pun turut disampaikan. Muhammad Asfa Zahid Santri kelas XII MA, salah satu peserta uji petik, menuturkan pengalamannya:
“Tes petik ini sebelumnya juga pernah diadakan, misalnya tes tahfidz Qur’an. Kali ini lebih fokus pada kemampuan bahasa Arab, dan pertanyaannya banyak seputar kegiatan sehari-hari di pondok. Untuk teman-teman dan adik-adik seperjuangan di HK, ayo maksimalkan belajar, baik dalam tahfidz, bahasa, maupun akademik. Karena sejatinya apa yang kita pelajari bukan hanya untuk di kelas, tetapi juga untuk dibagikan kepada orang-orang di sekitar kita agar membawa berkah dan bermanfaat di kemudian hari.”

Sementara itu, dua santri putri kelas 9, Jasmine dan Khadijah, juga berbagi pengalaman setelah mengikuti ujian:
“Soalnya ada yang susah, ada yang gampang. Ada yang bisa dijawab, ada juga yang enggak. Tapi intinya dasar-dasar aja, seperti materi yang sudah dipelajari di kelas 8. Misalnya tadi ditanya kalimat:  مَا اسْمُكِ , مِنْ أَيْنَ أَنْتِ قَادِمَةٌ؟ Jadi sebenarnya nggak perlu terlalu grogi, karena hanya untuk melihat kemampuan dasar bahasa kita. Pokoknya semangat terus untuk semuanya.”

Dengan adanya uji petik ini, Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan berharap mutu pendidikan semakin meningkat, dan santri dapat lebih terasah dalam penguasaan bahasa Arab, salah satu pilar penting dalam kurikulum pesantren.

Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )
Whatsapp