Wakaf 500 Mushaf, Alumni Husnul Khotimah Angkatan 11 Tabur Cahaya Al-Qur’an di Pesantren.

Wakaf 500 Mushaf, Alumni Husnul Khotimah Angkatan 11 Tabur Cahaya Al-Qur’an di Pesantren.

KUNINGAN – Suasana Sabtu pagi yang cerah pada (16/08) menjadi momen penuh keberkahan bagi Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan. Lembaga pendidikan Islam yang telah melahirkan ribuan alumni ini kembali menerima kunjungan dari salah seorang alumninya, yaitu Dr. Asgaft Asy syad Rasyid, M.Si., alumni Angkatan ke-11, yang kini juga tercatat sebagai wali santri Angkatan ke-32 Husnul Khotimah.

Kedatangan Dr. Asgaft bukan sekadar untuk bersilaturahim, tetapi juga membawa amanah mulia berupa wakaf Al-Qur’an sebanyak 500 eksemplar. Amanah ini disalurkan melalui kerja sama dengan Yayasan Ruang Baik, sebuah lembaga sosial yang selama ini konsisten menebarkan manfaat melalui program berbagi mushaf Al-Qur’an ke berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

Tim media berkesempatan mewawancarai Dr. Asgaft Asy syad Rasyid, M.Si., usai penyerahan wakaf Al-Qur’an. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan rasa syukur dapat kembali hadir di tengah-tengah lingkungan pesantren tempat dirinya pernah menimba ilmu.

“Alhamdulillah, saya dapat bersilaturahim ke Pondok kami, Husnul Khotimah Kuningan. Selain untuk mempererat ukhuwah, saya juga membawa amanah dari rekan-rekan kami melalui Yayasan Ruang Baik. Program ini adalah berbagi mushaf Al-Qur’an ke seluruh Indonesia yg merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk mencerdaskan bangsa dengan mengentaskan buta huruf baca Al Qur’an. Dan alhamdulillah, pada kesempatan kali ini Husnul Khotimah menerima wakaf sebanyak 500 mushaf. Semoga dengan ini dapat ikut andil dalam program-program yg ada di Husnul Khotimah baik Tahsin maupun Tahfidz Al Qur’an dan juga semoga menjadi keberkahan untuk pesantren ini, dan tentunya bagi para muwakif yang telah ikut serta dalam program ini,” ungkapnya.

Menurutnya, wakaf Al-Qur’an bukan sekadar pemberian materi, tetapi juga investasi amal jariyah yang manfaatnya akan terus mengalir, terlebih ketika Al-Qur’an dibaca, dihafalkan, dan diamalkan oleh para santri.

Penyerahan wakaf Al-Qur’an dilakukan secara simbolis di kantor Yayasan Husnul Khotimah, diterima langsung oleh Ketua I Yayasan Husnul Khotimah, H. Maman Kurman, S.H.
Dalam sambutannya, H. Maman menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas amanah wakaf yang diberikan.
“Alhamdulillah, pagi ini kami mendapat kunjungan dari salah seorang alumni yang datang untuk bersilaturahim sekaligus menyampaikan amanah berupa wakaf Al-Qur’an. Kami terima dengan penuh rasa syukur dan senang hati. Insya Allah, mushaf-mushaf ini akan ditempatkan di masjid-masjid yang ada di lingkungan pesantren. Nantinya, mushaf ini akan dibaca oleh para santri maupun jamaah. Sebagaimana kita ketahui, di Pondok Pesantren Husnul Khotimah terdapat program Al-Qur’an, baik membaca maupun menghafal, yang membentuk para huffaz Al-Qur’an. Semoga keberkahan dari Al-Qur’an ini terus mengalir bagi para wakif, alumni, dan semua pihak yang mendukung serta menyalurkannya,” tuturnya.

Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan selama ini dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam yang menjadikan Al-Qur’an sebagai salah satu pilar utama dalam pendidikannya. Selain program akademik, pesantren ini memiliki program khusus tahfizhul Qur’an yang membimbing para santri untuk menjadi hafizh dan hafizhah.

Dengan adanya tambahan mushaf dari wakaf ini, diharapkan fasilitas pembelajaran Al-Qur’an di pesantren semakin memadai, sehingga santri lebih mudah dalam melaksanakan rutinitas tilawah, muroja’ah, maupun hafalan.

Penyerahan wakaf ini tidak hanya menjadi wujud nyata kecintaan alumni kepada pesantren, tetapi juga mencerminkan kuatnya hubungan emosional antara para alumni dengan lembaga yang pernah mendidik mereka.

Al-Qur’an yang diwakafkan bukan hanya sekadar kitab suci yang ditempatkan di rak-rak masjid, melainkan sumber cahaya yang akan terus dibaca, dipelajari, dan diamalkan. Setiap huruf yang dibaca para santri akan menjadi pahala yang mengalir tanpa henti kepada para muwakif.

Kehadiran Dr. Asgaft dan penyerahan wakaf Al-Qur’an ini sekaligus menjadi inspirasi bagi alumni lainnya untuk terus berkontribusi terhadap perkembangan pesantren, baik melalui silaturahim, wakaf, maupun bentuk dukungan lainnya.

Dengan demikian, wakaf Al-Qur’an yang diserahkan ini diharapkan menjadi catatan amal jariyah yang abadi, memperkuat tradisi keilmuan Al-Qur’an di Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, serta meneguhkan kembali semangat bahwa alumni dan pesantren adalah satu keluarga besar yang terus terikat oleh nilai-nilai dakwah, pendidikan, dan keberkahan.

Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )
Whatsapp