Pembekalan IRMAS Mantapkan Langkah Menuju Remaja Aktif, Kreatif, dan Berdaya 

Pembekalan IRMAS Mantapkan Langkah Menuju Remaja Aktif, Kreatif, dan Berdaya 

 Sebanyak 20 perwakilan remaja masjid se-Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan mengikuti kegiatan Pembekalan Remaja Masjid di Aula STIS Husnul Khotimah pada Sabtu (29/11). Acara ini fokus pada peningkatan karakter, kepemimpinan, dan kreativitas program guna memakmurkan masjid, khususnya dalam menyambut Bulan Ramadan 2026.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30–11.30 WIB ini dihadiri oleh peserta, masing-masing tiga orang perwakilan dari setiap desa di Kecamatan Jalaksana.

Peran Remaja Sebagai Ujung Tombak

Kepala Divisi Humas dan Dakwah, KH. Imam Nur Suharno, M.Pd.I, dalam sambutan utamanya menekankan peran krusial remaja masjid (IRMAS) sebagai ujung tombak kemakmuran masjid. Beliau menargetkan agar kegiatan IRMAS mampu menarik perhatian tidak hanya kalangan orang tua, tetapi juga para remaja.

“Setiap kegiatan remaja masjid harus menjadi syiar agama, sehingga IRMAS semakin dikenal dan membawa manfaat,” tegas KH. Imam Nur Suharno.

Terkait persiapan Ramadan, beliau berpesan agar remaja masjid lebih kreatif, terutama dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah. Media digital harus menjadi platform syiar yang positif, modern, dan menarik bagi generasi muda.

Materi Inti: Kepemimpinan dan Program Inovatif

Para peserta menerima dua materi pembekalan utama yang dirancang untuk menginspirasi aksi nyata:

Pengembangan Karakter & Kepemimpinan Remaja Masjid, disampaikan oleh Ust. Firdaus, S.Pd.I.

Materi ini berfokus pada pentingnya karakter kuat, tanggung jawab, dan kepemimpinan Islami. Remaja masjid didorong untuk menjadi teladan berintegritas dan agen perubahan positif.

Kreativitas Program & Manajemen Organisasi, disampaikan oleh Ust. Iyan Mulyana, M.Pd.

Ust. Iyan mendorong penyusunan program-program inovatif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Selain itu, ditekankan pentingnya manajemen tim yang efektif dan optimalisasi media sosial sebagai alat dakwah kontemporer.

Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi diskusi, memperlihatkan komitmen untuk menerapkan ilmu yang didapat di lingkungan masjid masing-masing.

Pembekalan ini diharapkan mampu melahirkan remaja masjid yang lebih aktif, berdaya, dan siap memakmurkan masjid dengan program-program unggulan, khususnya menjelang Ramadan tahun mendatang.

Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )
WHATSAPP