Jangan Sampai Terjebak Pinjol! OJK Edukasi Literasi Keuangan Syariah kepada Santri Husnul Khotimah

Jangan Sampai Terjebak Pinjol! OJK Edukasi Literasi Keuangan Syariah kepada Santri Husnul Khotimah

Ratusan santri kelas 12 Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan mengikuti kegiatan sosialisasi edukasi literasi keuangan syariah yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), bertempat di Gedung Darul Arqam, Jumat (06/02) ba’da sholat Jumat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program GERAK Syariah (Gebyar Ramadan Keuangan Syariah) yang digelar dalam momentum bulan Ramadhan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap pengelolaan keuangan yang sehat, bijak, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Kepala OJK Cirebon, Agus Mutholib, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini menargetkan para santri yang telah memiliki KTP, karena pada usia tersebut mereka sudah menjadi subjek hukum yang memiliki kewenangan dalam melakukan berbagai transaksi keuangan.

Ia menambahkan bahwa saat ini berbagai layanan keuangan digital sangat mudah diakses melalui gawai, seperti penggunaan mobile paylater maupun pinjaman online, sehingga diperlukan pemahaman sejak dini agar generasi muda tidak terjebak pada praktik keuangan yang berisiko.

Melalui kegiatan edukasi ini, OJK berharap para santri dapat memahami pentingnya perencanaan keuangan sejak dini serta mampu memanfaatkan berbagai instrumen keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.

Selain itu, edukasi ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya mandiri secara finansial, tetapi juga memiliki kesadaran untuk ikut berkontribusi dalam membangun ekonomi umat di masa depan.

Kegiatan ini turut menghadirkan Head Area BSI Cirebon–Priangan Timur, Deni Cahyadi, yang menyampaikan pemaparan mengenai layanan dan produk keuangan syariah, serta pentingnya memilih sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, H. Maman Kurman, S.H., selaku Ketua 1 Yayasan Husnul Khotimah, menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini sebagai upaya memberikan wawasan baru kepada para santri terkait literasi keuangan di era digital.

Salah satu santri kelas 12 MA yang mengikuti kegiatan tersebut, Annisa Ramham Aqila, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari materi yang disampaikan, terutama mengenai cara mengelola keuangan secara bijak serta memahami risiko dari layanan keuangan digital.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri memiliki bekal pengetahuan yang lebih baik dalam mengelola keuangan, sehingga mampu menjadi generasi yang cerdas secara finansial dan tetap berpegang pada nilai-nilai syariah.

Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )
WHATSAPP