
Muliakan Anak Yatim, Ponpes Husnul Khotimah Gelar Doa Bersama dan Santunan di Milad ke-32
KUNINGAN – Dalam rangka mensyukuri milad yang ke-32, Yayasan Husnul Khotimah Kuningan menyelenggarakan kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim yang berlangsung pada hari Rabu, 29 April 2026. Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus yayasan serta pimpinan Pondok Pesantren Husnul Khotimah 1 dan 2. Agenda ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar pesantren untuk merefleksikan perjalanan panjang lembaga sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.
Dalam sambutannya, KH. Mu’tamad, Lc., M.Pd., Alhafidz menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya nyata dalam memuliakan golongan yang sangat dicintai oleh Rasulullah SAW. Beliau mengingatkan kembali betapa besarnya perhatian Nabi terhadap anak yatim dengan mengutip hadis yang menyatakan bahwa kedudukan orang yang menyantuni anak yatim di surga kelak akan sangat dekat dengan Rasulullah, bagaikan jari telunjuk dan jari tengah yang berdampingan rapat. Selain memberikan santunan, beliau juga memohon doa kepada seluruh hadirin agar Yayasan Husnul Khotimah senantiasa diberikan keberkahan, tetap eksis, dan terus menjadi lembaga pendidikan yang diminati serta dicintai oleh umat.
KH. Mu’tamad juga memberikan nasihat mendalam dan motivasi agar anak-anak yatim memiliki cita-cita yang tinggi dan tidak boleh berputus asa dalam menjalani hidup. Beliau menekankan bahwa hakikat yatim yang sebenarnya bukanlah mereka yang kehilangan sosok ayah, melainkan mereka yang tidak mau belajar ilmu dan tidak memiliki adab. Dengan penuh kasih sayang, beliau mendoakan agar seluruh anak yatim yang hadir dapat tumbuh menjadi orang-orang sukses di masa depan, dengan catatan mereka memiliki kemauan yang kuat untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
Kegiatan ini semakin khusyuk saat memasuki sesi doa bersama yang dipimpin oleh Kiai Mulyadin, Lc., M.H. selaku Pimpinan Pontren Husnul Khotimah 1 Kuningan. Dalam pernyataannya, Kiai Mulyadin menyampaikan bahwa santunan ini adalah wujud pengabdian pesantren baik kepada internal santri maupun masyarakat luas. Beliau berharap keberadaan pondok pesantren dapat membawa manfaat langsung bagi warga di sekitar lingkungan pesantren, khususnya di Desa Maniskidul, Sembawa, dan Sadamantra, serta menjadi wasilah turunnya rahmat Allah bagi segenap keluarga besar Husnul Khotimah.
Secara keseluruhan, santunan diberikan kepada 200 anak yatim yang terdiri dari para santri yatim yang tengah menempuh pendidikan di Husnul Khotimah serta anak-anak yatim dari desa di sekitar pondok yakni Maniskidul, Sembawa, dan Sadamantra. Di akhir acara, pihak yayasan juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh wakif dan para pendiri Husnul Khotimah. Doa terbaik dipanjatkan agar segala amal jariyah yang telah diberikan menjadi timbangan kebaikan yang berat dan para pendahulu mendapatkan tempat yang paling mulia di jannah-Nya.

