
Pontren HK2 Menjadi Tempat Mukerwil Majelis Pesantren Dakwah Indonesia Jawa Barat
Pengurus Wilayah Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) Jawa Barat menyelenggarakan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) dan Pelantikan Pengurus Wilayah dan Daerah MPDI se-Provinsi Jawa Barat pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pondok Pesantren Husnul Khotimah 2 Kuningan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan pusat MPDI, di antaranya Ketua Umum PP MPDI KH. Ayi Abdur Rasyid, M.Ag., Sekretaris Umum PP MPDI KH. Abdurrahman Abdul Hasib, serta Bendahara Umum MPDI KH. Muhammad Muslih Abdul Karim. Turut hadir pula para kyai dan ustadz pimpinan pondok pesantren anggota MPDI dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Mukerwil dan pelantikan ini dilaksanakan sebagai langkah konsolidasi organisasi, penyusunan program kerja wilayah, serta penguatan peran pesantren dalam dakwah dan pendidikan umat di Jawa Barat.
Tercatat, 11 orang pengurus wilayah dan 22 orang pengurus daerah dilantik berdasarkan surat keputusan yang dibacakan oleh sekretaris umum pengurus pusat MPDI.
Sebagai tuan rumah, KH. Fauzi Muhammad Ali, Lc., menyambut dengan penuh kegembiraan atas kedatangan para delegasi. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pondok Pesantren Husnul Khotimah 2 Kuningan sebagai tempat penyelenggaraan agenda strategis MPDI Jawa Barat.
Sementara itu, Ustadz Andi Mappaenre, Lc., selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al Azhar Purwakarta, mengaku senang dan takjub melihat perkembangan Pondok Pesantren Husnul Khotimah 2 Kuningan.
“Maa syaa Allah, kami senang ketika berkunjung ke HK2, apalagi dalam agenda ini kami dipertemukan dengan salah seorang teman belajar setelah 20 tahun yang lalu, Pesantrennya sejuk, indah, dan rapih, masjid kondusif saat kami sholat zhuhur, banyak inspirasi yang kami dapatkan di HK2” ungkapnya.
Melalui kegiatan Mukerwil dan pelantikan ini, MPDI Jawa Barat diharapkan semakin solid, mempererat ukhuwah antarpesantren, serta mampu bersinergi dalam membangun peradaban umat melalui pesantren di seluruh wilayah Jawa Barat.

