Santri HK Borong 26 Medali di Ajang Santri Ngojay Berprestasi Jawa Barat

Santri HK Borong 26 Medali di Ajang Santri Ngojay Berprestasi Jawa Barat

Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan kembali mengharumkan nama Kabupaten Kuningan melalui prestasi santri dalam ajang Santri Ngojay Berprestasi tingkat sekolah Islam se-Jawa Barat. Dalam kompetisi yang digelar di Kolam Renang Apita Water Boom, Kabupaten Cirebon, Sabtu (12/9/2026), santriwan Husnul Khotimah berhasil membawa pulang 26 medali, terdiri atas 10 emas, 4 perak, dan 12 perunggu.
Ajang yang diselenggarakan Aquatik Indonesia Pengcab Kabupaten Cirebon ini diikuti pondok pesantren dan sekolah Islam dari berbagai daerah di Jawa Barat. Kompetisi tersebut melibatkan sekitar 495 atlet dari 211 sekolah Islam, yang terdiri atas 13 TK Islam, 65 SD Islam/MI/MD, 25 SMP Islam/MTs, dan 8 SMA Islam/MA. Kegiatan ini menjadi bagian dari momentum kebangkitan olahraga di lingkungan pesantren dan sekolah Islam dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional.
Pondok Pesantren Husnul Khotimah mengirimkan 20 atlet santriwan yang terdiri atas 2 santri kelas VII MTs, 1 santri kelas VIII MTs, 10 santri kelas X MA, 4 santri kelas XI MA, dan 3 santri kelas XII MA. Para atlet didampingi oleh pelatih, Encu Sutisna.
Para santri mengikuti enam nomor perlombaan, yakni gaya bebas 25 meter, gaya dada 25 meter, gaya kupu-kupu 25 meter, gaya punggung 25 meter, gaya papan bebas 25 meter, serta gaya bebas 50 meter.
Selain memborong 26 medali, kontingen Husnul Khotimah juga menorehkan sejumlah capaian. Tim MA Husnul Khotimah meraih peringkat pertama terbaik dari delapan sekolah Islam, sedangkan tim MTs Husnul Khotimah menempati peringkat keempat dari 25 sekolah Islam. Prestasi lainnya diraih M. Shaquille Albyal Khawarizmi, yang dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Kelas 7.
Pelatih renang Husnul Khotimah, Coach Encu Sutisna, mengapresiasi dukungan pesantren yang telah memberikan fasilitas dan kesempatan kepada para santri untuk berkompetisi. Menurutnya, capaian tersebut perlu menjadi pijakan untuk meningkatkan pembinaan agar para santri mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami mengapresiasi pesantren yang telah memfasilitasi santri untuk mengikuti lomba ini. Ke depan, harapannya santri Husnul Khotimah bisa tampil di ajang dengan level yang lebih tinggi, bahkan sampai tingkat nasional. Karena itu, perlu ada tindak lanjut berupa pembinaan yang lebih intensif agar santri semakin siap menghadapi berbagai kompetisi,” ujarnya.
Mudir Ma’had Husnul Khotimah 1, Kiai Mulyadin, Lc., MH., menyambut baik capaian para santri tersebut. Menurutnya, prestasi olahraga merupakan bagian penting dari proses pendidikan di pesantren karena membentuk karakter disiplin, kerja keras, sportivitas, dan pantang menyerah.
“Alhamdulillah, prestasi ini menunjukkan bahwa santri tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan dan keagamaan, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus berlatih, menjaga disiplin, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pesantren dan daerah,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang telah mendukung keikutsertaan Husnul Khotimah dalam kompetisi tersebut.
“Yang lebih penting dari medali adalah proses yang dilalui. Latihan, kedisiplinan, keberanian untuk berkompetisi, dan kemampuan menjaga sportivitas adalah pendidikan karakter yang sangat berharga bagi santri,” tambahnya.
Capaian 26 medali ini menjadi bukti bahwa pembinaan santri di Husnul Khotimah terus berkembang secara menyeluruh. Prestasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa semangat membina generasi robbani berbasis dakwah dan tarbiyah dapat berjalan seiring dengan pengembangan potensi dan prestasi santri di berbagai bidang.
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )
Whatsapp