Nasihat Terakhir KH. Abdul Malik Musir, Lc.

Nasihat Terakhir KH. Abdul Malik Musir, Lc.

(Disampaikan dalam Pertemuan Walisantri Kelas 12  di Masjid Husnul Khotimah, 6 September 2025)

Takdir Allah, dari sembilan pendiri Husnul Khotimah, kini tinggal satu yang tersisa — saya, Abdul Malik. Ilmu saya terbatas, tapi Allah titipkan amanah sebagai Ketua Pembina. Semua karena kehendak-Nya.

Saya hanya hamba yang fakir di hadapan Allah. Al-Ghaniyullah — hanya Allah yang Maha Kaya. Kita semua hanyalah hamba yang selalu membutuhkan-Nya.

Saya bangga melihat anak-anak saya tumbuh dalam tarbiyah Husnul Khotimah — ada yang hafizh Qur’an, belajar di LIPIA, Sudan, Madinah, hingga menjadi doktor psikologi. Semua itu karunia Allah semata.

Prinsip hidup saya satu:

“Al-mu’minul qawiy khairun wa ahabbu ilallahi minal mu’minid dha’if.”
Orang beriman yang kuat lebih dicintai Allah daripada orang beriman yang lemah.

Kuat dalam aqidah, ibadah, akhlak, ilmu, dan juga dalam perjuangan.

Di pesantren ini kita tanamkan prinsip:
Allah tujuan kita, Rasul teladan kita, Al-Qur’an pedoman kita, jihad jalan kita.
Santri Husnul Khotimah harus Salimul Aqidah dan Shahihul Ibadah — berakidah lurus dan beribadah benar.

Saya yakin, bapak ibu semua yang hadir di sini adalah orang-orang saleh, ahli surga insyaAllah. Ibadahnya benar, akhlaknya mulia, dan benci pada kebohongan.

Saya juga bangga dengan para alumni. Di Turki, UEA, bahkan Madinah, mereka dikenal sebagai penghafal Al-Qur’an terbaik. Nama Husnul Khotimah harum di mata dunia Islam.

Karena itu, saya simpulkan:
Pendidikan terbaik adalah yang melahirkan alumni beriman dan berakhlak.
Bukan sekadar pandai, tapi membawa cahaya iman ke mana pun pergi.

Mari kita terus melahirkan generasi mukmin yang kuat — kuat aqidahnya, kuat hatinya, kuat akalnya, kuat syukurnya, dan tidak bergantung pada manusia. Semua karena Allah.

“Al-Ka’bah fi qalbi, wal qalbi fil Ka’bah.”
Ka’bah di hatiku, dan hatiku selalu menuju Ka’bah.

Ke pasar, ke kebun, ke kelas, bahkan ketika menegur atau membimbing anak — semuanya karena Allah.
Semoga Allah menerima amal kita dan meneguhkan langkah kita menuju husnul khotimah.

https://youtu.be/uOqmlbbvj7U

Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )
WHATSAPP