STISHK Kuningan Gelar Wisuda Sarjana ke-3: Teguhkan Kompas Moral dalam Pendidikan

STISHK Kuningan Gelar Wisuda Sarjana ke-3: Teguhkan Kompas Moral dalam Pendidikan

KUNINGAN – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Husnul Khotimah (STISHK) Kuningan menggelar Sidang Terbuka Senat Wisuda Sarjana ke-3 pada Sabtu, 8 November 2025, bertempat di Auditorium Husnul Khotimah Kuningan. Acara berlangsung khidmat dan penuh haru dengan mengusung semangat dakwah dan tarbiyah sebagai jati diri lembaga.

Prosesi wisuda dimulai pukul 07.00 WIB dengan registrasi peserta dan pra-acara berupa penampilan hadrah oleh santri Husnul Khotimah. Tepat pukul 07.30, Dewan Senat STISHK memasuki ruangan, disambut dengan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh tim paduan suara. Sidang Terbuka Senat dipimpin langsung oleh Ketua Senat KH. Mu’tamad, Lc., M.Pd., Al-Hafidz, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa oleh Ketua MUI Kuningan, Drs. KH. Dodo Syarif Hidayatullah, M.A.

Dalam laporan akademik (General Progress), Ketua STISHK Dr. Mualim, S.Pd.I., M.A. memaparkan perkembangan kampus dalam bidang akademik, penelitian, dan kemitraan. Ia menyampaikan bahwa STISHK terus memperluas jejaring dengan berbagai perguruan tinggi nasional, seperti UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Muhammadiyah Malang, Institut Agama Islam (IAI) Tazkia Bogor, Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, dan UIN Syekh Nurjati Cirebon. Di tingkat internasional, STISHK juga menjalin kerja sama dengan Fatoni University (Thailand), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM).

Setelah menyanyikan Mars STISHK Kuningan, acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan dan pelantikan wisudawan yang dilakukan dalam dua sesi, yakni wisudawati (akhwat) dan wisudawan (ikhwan). Prosesi dipimpin oleh Ketua STISHK bersama Ketua Senat dengan penuh khidmat. Usai pelantikan, acara berlanjut dengan Prasetya Wisuda yang dipimpin oleh perwakilan wisudawan Anas Aminudin dan diikuti seluruh peserta sebagai bentuk janji dan komitmen untuk mengamalkan ilmu syariah di tengah masyarakat.

Puncak acara diisi dengan Orasi Ilmiah oleh Prof. Dr. Aan Hasanah, M.Ed., yang mengangkat tema “Kompas Moral dalam Dunia Pendidikan.” Dalam orasinya, beliau menegaskan bahwa krisis terbesar bangsa saat ini bukan terletak pada ekonomi atau teknologi, melainkan pada aspek moral. “Kompas moral kita sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya. “Nilai-nilai Islam harus menjadi dasar moral agar arah hidup kita tetap benar.”

Beliau menekankan pentingnya peran lembaga pendidikan dan pesantren dalam melahirkan ulama, pemikir, dan ilmuwan yang berakhlak serta mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. “Digitalisasi harus diterima sebagai kemudahan, namun jangan sampai menghapus nilai yang mendasarinya,” tegasnya. Ia juga mengingatkan bahwa kampus bukanlah korporasi yang hanya mengejar kemandirian finansial. “Indikator keberhasilan lembaga pendidikan bukan pada besarnya pemasukan, tetapi sejauh mana ia membentuk manusia yang berilmu dan berakhlak,” ungkapnya. Di akhir orasi, Prof. Aan berpesan agar para wisudawan menjaga tiga hal utama: akhlak karimah, kompetensi spesifik, serta literasi media dan teknologi, sebagai bekal menjadi penegak kompas moral di tengah masyarakat.

Rangkaian acara berlanjut dengan pemberian penghargaan kepada mahasiswa teladan dan terbaik oleh Wakil Ketua II, Yayat Hidayat, Lc., M.H., serta sambutan dari Ketua Umum Yayasan Husnul Khotimah, Bupati Kuningan, dan perwakilan Kopertais Wilayah II Jawa Barat. Menjelang penutupan, hadirin bersama-sama menyanyikan Hymne STISHK dengan penuh semangat sebelum Ketua Senat secara resmi menutup sidang terbuka.

Suasana haru terasa ketika  Ahmad Ali Ramadhan, perwakilan wisudawan, menyampaikan sambutan yang menggugah hati. Dengan suara bergetar, ia mengatakan bahwa hari wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari amanah baru. “Hari ini bukan sekadar seremoni,” ujarnya. “Ini adalah saksi atas ratusan malam yang kita habiskan bersama buku, tugas, ujian, dan doa-doa yang lirih di sepertiga malam. Kita semua punya cerita di balik toga ini — ada yang kuliahnya diselingi kerja, ada yang berjuang jauh dari keluarga, ada yang hampir menyerah tapi memilih bertahan, karena tahu menyerah bukan pilihan bagi pejuang ilmu.”

Ali juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para dosen dan murobbi yang telah menjadi teladan dalam ilmu dan akhlak. “Bukan hanya fikih, ushul, dan tafsir yang kami pelajari, tetapi juga keikhlasan, kesungguhan, dan cinta pada kebenaran. Dari para murobbi kami belajar bahwa dakwah bukan sekadar kata, tapi jalan hidup.” Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada orang tua yang menjadi sumber kekuatan dan doa. “Kami tahu, setiap lembar toga ini adalah hasil dari pengorbanan Ayah dan Ibu. Mungkin kami jarang mengucapkannya, tapi hari ini izinkan kami berkata: terima kasih, kami mencintai kalian karena Allah,” ungkapnya disambut haru para hadirin. Ia menutup sambutannya dengan pesan penuh makna, “STISHK bukan sekadar tempat belajar. Ia adalah rumah kedua, tempat kita ditempa bukan hanya menjadi sarjana, tapi menjadi pejuang ilmu dan pembela syariat. Jadilah lulusan yang rendah hati namun tegas memegang prinsip. Kami pergi bukan untuk berpisah, tapi untuk melanjutkan perjuangan.”

Dalam kesempatan tersebut, Afifatul Fadiyah, S.H., dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), terpilih sebagai lulusan terbaik dengan IPK tertinggi 3,74 dan predikat Cumlaude. Ia juga dinobatkan sebagai Wisudawati Teladan serta Wisudawati Hafidzah 30 Juz. Adapun wisudawati berprestasi lainnya adalah Fitri Wahidah Rahmah, S.H. (Hukum Ekonomi Syariah) dan Nisrina Maitsa Zakiyyah, S.H. (Hukum Keluarga/Ahwal Al Syakhshiyyah).

Sementara itu, para wisudawati hafidzah lainnya yaitu:

  • Amaliyah Permata Sari, S.H. – Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah)
  • Nurlaili Syafitri, S.H. – Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah)
  • Afifatul Fadiyah, S.H. – Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
  • Fitri Wahidah Rahmah, S.H. – Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
  • Nurhalimah, S.H. – Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Sidang Terbuka Senat Wisuda Sarjana ke-3 STISHK pun resmi ditutup dengan penuh suka cita. Tangis haru, kebanggaan, dan rasa syukur berpadu, menandai lahirnya generasi baru sarjana syariah yang siap meneguhkan kompas moral di tengah masyarakat.

Berikut nama-nama Wisudawan / Wisudawati :

1.⁠ ⁠Aas Siti Nurasyah

2.⁠ ⁠Ade Iman Hardiman

3.⁠ ⁠Afifatul Fadiyah

4.⁠ ⁠Agisna Cahya Nisfyandini

5.⁠ ⁠Ahmad Ali Ramadhan

6.⁠ ⁠Ainys Syarifah Assa’diyah

7.⁠ ⁠Alfira Sugiarti

8.⁠ ⁠Almiyati

9.⁠ ⁠Amaliyah Permata Sari

10.⁠ ⁠Anas Aminudin

11.⁠ ⁠Annisa Islamiati

12.⁠ ⁠Anto Sugianto

13.⁠ ⁠Arif Nur Fauzi

14.⁠ ⁠Aulia Tsamrotul Fauziyah

15.⁠ ⁠Azmi Azizah Ashari

16.⁠ ⁠Bunga Sakira Masyali

17.⁠ ⁠Colungga Afgan Kamalluloh

18.⁠ ⁠Deden Suhendar

19.⁠ ⁠Elis Muhlisoh

20.⁠ ⁠Fadilah Alya Hayati

21.⁠ ⁠Firda Nur Alifah Zahra

22.⁠ ⁠Fitri Wahidah Rahmah

23.⁠ ⁠Gineng Putri Dermawan

24.⁠ ⁠Gustin Susanti

25.⁠ ⁠Heni Handayani

26.⁠ ⁠Hilda Nurfitriyani

27.⁠ ⁠Inas Shofa Nahdah

28.⁠ ⁠Insan Muhamad Fauzan

29.⁠ ⁠Izzy Dwiki Fakhlevi Suwondo

30.⁠ ⁠Kamal Muhtar

31.⁠ ⁠Kamaludin

32.⁠ ⁠Khaerul Anwar

33.⁠ ⁠Leni Padmasari Diana

34.⁠ ⁠Linda Haryanti

35.⁠ ⁠Mega Dini

36.⁠ ⁠Mia Hanifa

37.⁠ ⁠Mohamad Iskandar

38.⁠ ⁠Monica

39.⁠ ⁠Muhamad Ali

40.⁠ ⁠Muhamad Fahrul Fauzi

41.⁠ ⁠Muhammad Hibban Abdullah

42.⁠ ⁠Muhammad Ikhsan Amrullah

43.⁠ ⁠Mutiara Syahidah

44.⁠ ⁠Nada Amalia Rahida

45.⁠ ⁠Nanda Maulidiyah

46.⁠ ⁠Neni Mulyaningsih

47.⁠ ⁠Nisrina Maitsa Zakiyyah

48.⁠ ⁠Nopi Sopiani

49.⁠ ⁠Nurhalimah

50.⁠ ⁠Nurlaili Syafitri

51.⁠ ⁠Nurlayli Kodariah

52.⁠ ⁠Pawaz Pamungkas

53.⁠ ⁠Qonitah Najiyyah

54.⁠ ⁠Rafi Ramadhan

55.⁠ ⁠Raihana Adilah

56.⁠ ⁠Rimah

57.⁠ ⁠Rindra Khairislam

58.⁠ ⁠Rizqi Al Fahidz

59.⁠ ⁠Rusmalana

60.⁠ ⁠Sella Ristiana

61.⁠ ⁠Sifa Auliya Nabilah

62.⁠ ⁠Silva Ayu Suwandi

63.⁠ ⁠Sinta Purwasih

64.⁠ ⁠Siti Fatimah Azzahra

65.⁠ ⁠Siti Murtisah

66.⁠ ⁠Sitrotul Fitri Munawaroh

67.⁠ ⁠Syirkah Aprella

68.⁠ ⁠Tri Yuantika Nurul Faoziah

69.⁠ ⁠Vina Novita Sari

Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )
Whatsapp