
32 tahun Husnul Khotimah dan terbentuknya Asosiasi Mudir Ma’had Alumni
2026 menjadi tahun yang istimewa dalam perjalanan panjang Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, Jawa Barat. Pesantren berbasis da’wah dan tarbiyah terbesar di Indonesia ini mengawali kiprahnya pada 2 Mei 1994 dengan tokoh pendirinya H. Sahal Suhana, SH bersama tokoh-tokoh lainnya. Tercatat sebanyak 9.552 alumni yang mencakup dari 29 angkatan dan tersebar di berbagai daerah serta profesi. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 persen berkiprah sebagai akademisi dan tenaga pendidik, 20 persen masih berstatus mahasiswa, 20 persen menjadi pengusaha, 10 persen bekerja sebagai profesional dan konsultan, 7 persen mengabdi sebagai ASN, TNI, dan Polri, 4 persen berkiprah sebagai pejabat publik maupun politisi, serta 3 persen telah memimpin pondok pesantren.
Dari 3 Persen ini justru yang paling mendominasi dan berdampak karena terlibat langsung dalam kebijakan dan memimpin ribuan guru dan santri di Pondok pesantren ataupun lembaga pendidikan masing-masing.
Lebih dari 10 Lembaga pendidikan khususnya pesantren dipimpin oleh Alumni Husnul Khotimah yang diantaranya:
1. Yayasan Al Multazam Husnul Khotimah – Kuningan
2. Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre Indonesia (Based on Jambi)
3. Quba Islamic School – Bekasi
4. Pondok Pesantren As-Salam Sungai Lilin – Sumatera Selatan
5. Darul Hikmah, Luwuk, Banggai – Sulawesi Tengah
6. Pondok Pesantren Phin Nuur Al Madany Cokro – Kuningan
7. Pondok Pesantren Sahabat Qur’an Koba – Bangka
8. PPTQ Ibadurrahman Belading / IDBS Duri – Riau
9. Pondok Pesantren Mafaaza Islamic Boarding School (MIBS) Batam
10. Pondok Pesantren Al Ishlah, Bobos, Cirebon
11. Pondok Pesantren Semesta Al-Quran – Bogor
12. Pondok Pesantren Terpadu La Tansa Mustika – PALI – Sumatera Selatan
13. Pondok Pesantren Qolbun Salim – PALI – Sumatera Selatan

Serta Ma’had/Sekolah lainnya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Berdirinya Asosiasi Mudir Ma’had Alumni Husnul Khotimah atau yang disingkat AMANI-HK ini merupakan Aspirasi dari Para pimpinan lembaga pendidikan baik yang didirikan ataupun yang dikelola oleh Alumni Husnul Khotimah sebagai wadah silaturahim, sharing dan kerjasama antar lembaga, bertukar ide dan pikiran serta yang tidak kalah penting diharapkan memiliki dampak yang besar bagi ummat sebagai kelanjutan dari nilai-nilai kebaikan dan ilmu yang diajarkan oleh para asatidz. Hal ini sejalan dengan cita-cita dan harapan para pendiri Husnul Khotimah dengan terus mengedepankan nilai-nilai Khairunnaas anfauhum linnas.
H. Muhammad Hafizh El Yusufi terpilih dan diamanahkan menahkodai AMANI-HK dengan harapan mampu mengoptimalkan jaringan alumni Husnul Khotimah agar dapat memperkuat eksistensi dan dampak positif di daerahnya masing-masing.
AMANI-HK sendiri berdiri dan dibentuk secara independen dan dibawah koordinasi langsung Yayasan Husnul Khotimah Kuningan. Sebagai Asosiasi Alumni pertama yang terbentuk, diharapkan mampu memberi dampak kebaikan bagi semua pihak. Baik bagi Husnul Khotimah, Lembaga pendidikan Alumni dan Alumni itu sendiri, agar diharapkan terus memiliki perkembangan yang baik dan menjadi salah satu pendorong kemajuan pendidikan Indonesia.
Dunia pendidikan saat ini cukup berkembang dan sangat dinamis, oleh sebab itu kolaborasi dan saling bersinergi, terus belajar, menyesuaikan diri, dan berinovasi agar tidak tertinggal oleh zaman merupakan sebuah keniscayaan. Lembaga pendidikan Alumni juga diharapkan menjadi role model pendidikan dengan tetap mengedepankan nilai-nilai da’wah dan tarbiyah yang menjadi pilar utama Husnul Khotimah.

