Upgrading Musyrif Al-Qur’an HK2, Perkuat Kompetensi Pembelajaran Tahfizh

Upgrading Musyrif Al-Qur’an HK2, Perkuat Kompetensi Pembelajaran Tahfizh

KUNINGAN, 7 September 2026 — Pondok Pesantren Husnul Khotimah 2 Kuningan menggelar Upgrading Musyrif Al-Qur’an selama dua hari, Senin–Selasa (7–8 September 2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar lembaga untuk meningkatkan kapasitas para guru Al-Qur’an sekaligus mempersiapkan pengembangan program tahsin menuju tahfizh.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh Musyrif TTQ Reguler, Tahsin Wafa, dan Musyrif Takhosus MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan. Hadir sebagai pemateri dari Wafa Indonesia, Ustadz Muhammad Ali Kurniawan dan Dr. Ahmad Faiz Khudhori Thoha.

Mudir Ma’had Husnul Khotimah 2 Kuningan, KH. Fauzi Muhammad Ali, Lc. Gr., mengatakan Al-Qur’an merupakan salah satu ikon penting dalam pendidikan di Husnul Khotimah. Karena itu, peningkatan kapasitas guru Al-Qur’an perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Bukan berarti kita belum bisa membaca Al-Qur’an, tetapi ini adalah untuk memperbaiki niat dan kapasitas diri,” ujar Fauzi dalam sambutannya.

Ia berharap upgrading tersebut dapat meningkatkan kompetensi seluruh guru, khususnya dalam hafalan Al-Qur’an. Selain itu, para musyrif diharapkan memiliki kesamaan langkah dan frekuensi dalam pembelajaran.

Fauzi juga meminta agar santri dibiasakan membaca Al-Qur’an menggunakan nada dan metode Wafa, sehingga pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan HK2 dapat berlangsung secara selaras dan konsisten.

Persiapkan Program Tahfizh

Kepala MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan, Ustadz Ayip Miftahuddin, M.Pd., Gr., mengungkapkan bahwa hubungan antara Wafa Indonesia dan HK2 telah terjalin cukup lama.

Menurut Ayip, upgrading kali ini juga berkaitan dengan rencana lembaga mengembangkan program kelas tahfizh. Selama ini, pembelajaran Al-Qur’an di MTs HK2 lebih banyak diarahkan pada kelas tahsin.

“Target dari lembaga adalah anak-anak minimal selesai dari MTs HK2 memiliki hafalan sebanyak 2,5 juz,” kata Ayip.

Target tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi para musyrif untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mendampingi santri. Dengan peningkatan kapasitas guru, diharapkan proses pembelajaran dan pembinaan hafalan santri dapat berjalan lebih terarah.

Wafa Indonesia: Terus Berbenah Menuju Husnul Khotimah

Perwakilan Wafa Indonesia, Dr. Ahmad Faiz Khudhori Thoha, menyampaikan apresiasinya karena dapat membersamai para guru Al-Qur’an di HK2.

Menurut Ahmad Faiz, nama “Husnul Khotimah” memiliki makna dan cita-cita yang besar. Lembaga dengan nama tersebut, kata dia, harus senantiasa melakukan perbaikan agar cita-cita husnul khotimah benar-benar diwujudkan dalam seluruh proses pendidikan.

“Tidak ada cara lain, harus terus-menerus semakin berbenah. Nama ini begitu dalam dan memiliki cita-cita besar,” ujarnya.

Ia juga menyoroti penerapan Kurikulum AQIL di HK2. Menurutnya, konsep tersebut selaras dengan dorongan Al-Qur’an agar manusia menggunakan akal dan terus berpikir untuk melakukan perbaikan.

“Afalaa ta’qiluun. Kita harus semangat menjadi insan yang aqil, berusaha untuk memikirkan apa inovasi dan langkah berikutnya,” katanya.

Ahmad Faiz menegaskan Wafa Indonesia siap terus berkolaborasi dengan HK2 dalam pengembangan pembelajaran Al-Qur’an.

“Kami siap untuk berkolaborasi menuju Husnul Khotimah,” ujarnya.

Ia berharap para guru dan seluruh keluarga besar HK2 dapat menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan.

“Mudah-mudahan kita semua hidup bersama Al-Qur’an, mati bersama Al-Qur’an, dan nanti mendapat syafaat dari Al-Qur’an,” tutur Ahmad Faiz.

Menguatkan Guru, Menyiapkan Generasi Penghafal Al-Qur’an

Upgrading Musyrif Al-Qur’an menjadi langkah strategis HK2 dalam mempersiapkan penguatan program Al-Qur’an di MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan.

Dengan peningkatan kompetensi para musyrif, penyamaan metode pembelajaran, serta target hafalan minimal 2,5 juz, lembaga berharap pembinaan Al-Qur’an dapat semakin terarah dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan santri.

Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan pendidikan yang semakin baik—dengan Al-Qur’an sebagai salah satu fondasi utama perjalanan pendidikan santri di Husnul Khotimah 2 Kuningan.

Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )
Whatsapp