
Disiplin Bagian dari Pembentukan Kepribadian Santri
KUNINGAN — Disiplin adalah bagian dari iman. Kamis pagi, (17/07) suasana di Pondok Pesantren Husnul Khotimah terasa berbeda. Ratusan santri kelas 10 MA dan kelas 7 MTs mengikuti kegiatan latihan baris-berbaris (PBB) yang bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi bagian dari pembinaan karakter.
Kegiatan dimulai dengan senam bersama di lapangan samping Masjid Husnul Khotimah Putra. Dipandu oleh instruktur dari Kodim 0615/Kuningan, para santri berlatih dasar-dasar baris-berbaris dengan penuh semangat dan disiplin.
Lebih dari sekadar latihan fisik, kegiatan ini bertujuan menanamkan ketaatan, tanggung jawab, serta kesiapan mental bagi para santri agar kelak menjadi pribadi yang tangguh dan bermanfaat.
Kiyai Mulyadin, Lc., M.H., Pimpinan Pondok Pesantren Husnul Khotimah, menegaskan pentingnya pembinaan karakter melalui kegiatan semacam ini.
“Disiplin itu bukan hanya soal aturan, tapi bagian dari pembentukan kepribadian santri. Melalui latihan ini, kami ingin santri terbiasa taat, teratur, dan bertanggung jawab, baik di pondok maupun saat terjun di tengah masyarakat,” ujar beliau di sela kegiatan.
Sementara itu, santri kelas 10 MA, mengaku kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang berkesan.
“Awalnya terasa berat, tapi ternyata seru juga. Kami belajar kekompakan dan disiplin bareng teman-teman,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan, santri kelas 7 MTs.
“Walaupun capek, saya jadi belajar gimana caranya ikut aturan dan baris yang rapi. Mudah-mudahan bisa disiplin terus di pondok,” katanya sambil tersenyum.
Latihan ini menjadi bagian dari program pembinaan pondok yang terintegrasi dengan nilai-nilai kepemimpinan dan pembentukan karakter positif sejak dini.
Dengan penuh semangat, para santri mengikuti setiap instruksi. Harapannya, semangat disiplin ini terus terbawa dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bekal menjadi generasi yang berakhlak, mandiri, dan berdaya guna.


