
Dosen STISHK Kuningan, Dr. Yudi Mashudi: UMKM Harus Naik Kelas, Mandiri di Pasar Sendiri
Kuningan – Kamis, 21 Agustus 2025. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali menjadi fokus pembahasan strategis dalam rangka Milad ke-5 Nusantara Gilang Gemilang (NGG). Radio Republik Indonesia (RRI) Cirebon menggelar Dialog Khusus bertajuk “UMKM Berdaya: Meningkatkan Kualitas Produk Negeri, Membangun Pasar Mandiri”, Kamis (21/8/2025).
Acara yang dipandu penyiar senior Lisma Juliasari ini menghadirkan tiga narasumber: Dr. Yudi Mashudi, S.H., M.Kn. (Dosen dan Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) STISHK Kuningan sekaligus Ketua Pelaksana Milad NGG ke-5), Coach Dr. Imam Muhajirin El Fahmi (Pembina NGG), serta Benz Hardi (Humas NGG sekaligus pelaku UMKM Jeniper). Dialog berlangsung interaktif, disiarkan langsung melalui RRI Digital, YouTube Channel RRI Cirebon, serta frekuensi 94,8 FM, 91,4 FM, 89,1 FM, dan 864 AM.
Dalam paparannya, Dr. Yudi Mashudi menekankan pentingnya keberanian UMKM untuk naik kelas melalui peningkatan kualitas produk.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Jika kualitas terus ditingkatkan dan pasar mandiri dibangun, maka kemandirian ekonomi umat bukan sekadar wacana, melainkan kenyataan,” tegasnya.
Sebagai akademisi sekaligus praktisi, Dr. Yudi menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pemberdayaan UMKM melalui riset, pendampingan, dan edukasi.
Sementara itu, Dr. Imam Muhajirin El Fahmi menyoroti tantangan besar yang dihadapi pelaku usaha kecil di era globalisasi.
“Digitalisasi harus dimanfaatkan. UMKM tak boleh hanya bertahan, tapi harus proaktif membaca tren dan menciptakan pasar baru. Kalau tidak, produk asing akan terus menguasai,” katanya.
Adapun Benz Hardi, pelaku UMKM sekaligus pegiat NGG, berbagi pengalaman langsung mengenai dinamika usaha di lapangan.
“Produk lokal bisa bersaing, asal kita berani menjaga mutu dan konsisten membangun kepercayaan konsumen,” tutur pemilik usaha minuman Jeniper ini.
RRI Cirebon menegaskan komitmennya untuk menjadi ruang dialog publik yang mendorong partisipasi masyarakat. Pendengar dapat berinteraksi langsung melalui sambungan telepon (0231) 8493259, menyampaikan ide maupun pertanyaan seputar pemberdayaan UMKM.
Dialog ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju puncak Milad ke-5 NGG yang akan digelar di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kuningan, Sabtu (23/8/2025). Agenda tersebut diproyeksikan menjadi ajang pertemuan pelaku UMKM, komunitas pesantren, serta alumni Grounded Business Coaching.
“Pesan utama kami jelas: cintai produk negeri, tingkatkan kualitas, dan berdaya di pasar sendiri,” pungkas Dr. Yudi Mashudi menutup dialog.
Dialog khusus RRI Cirebon ini diharapkan menjadi pemantik semangat kolektif untuk memperkuat UMKM, sekaligus meneguhkan kedaulatan ekonomi bangsa melalui produk lokal berkualitas.

