MENJADI RENDAH HATI SEPERTI AIR

MENJADI RENDAH HATI SEPERTI AIR

Oleh Hary Setiadi

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah sedekah itu mengurangi harta, dan tidaklah seorang memberikan maaf kepada orang lain, melainkan Allah menambah kemuliaan pada orang tersebut dan tidaklah seseorang merendahkan hati (tawadhu) karena Allah melainkan pasti diangkat derajatnya oleh Allah.” (HR Muslim).

Salah satu pelajaran dari hadis di atas adalah, bahwa Rasulullah SAW mengajarkan kepada umatnya tentang rendah hati. Dengan rendah hati, seseorang akan menjadi manusia mulia di hadapan Allah dan terhormat di hadapan umat manusia.

Rendah hati adalah sikap tidak sombong, tidak angkuh dan tidak tinggi hati. Berikut contoh sikap rendah hati, yaitu gemar berbicara penuh hormat, tidak memandang rendah orang lain, tidak membandingkan diri dengan orang lain, suka membantu tanpa pamrih, tidak segan berterima kasih atas bantuan dari orang lain, dan mengakui kesalahan jika salah.

Seseorang yang memiliki sikap rendah hati dapat menempatkan diri pada posisi yang benar di hadapan Allah dan sesama manusia. Terkadang dalam pandangan sebagian manusia rendah hati dianggap sebagai sesuatu yang lemah, padahal sesungguhnya adalah kuat.

Tetap rendah hati di saat memperoleh keberhasilan. Tetap rendah hati seberapa pun tinggi capaian dan kedudukan. Tetaplah percaya diri atas kekurangan dan kegagalan, tak perlu merasa rendah diri. Tetaplah bersyukur dalam segala takdir atau ketetapan-Nya.

Rendah hati tidak membuat seseorang menjadi hina, justru sebaliknya akan membuat diri terhormat di hadapan orang lain. Jangan bersedih atas kekurangan diri. Jangan sombong atas kelebihan diri. Tetap rendah hati dan kerjakan sesuatu yang berarti.

Kemuliaan seseorang tidak diukur dari tingginya jabatan, berlimpah harta, tetapi dari sikap rendah hati. Kesombongan hanya akan membuat orang lain menjauh, sementara rendah hati akan mendatangkan cinta dan kasih sayang.

Jalani hidup selayaknya dan apa adanya. Belajarlah dari air. Air bersifat lembut dan lentur, namun perkasa. Air tidak pernah membanggakan diri, namun tetap menjadi kebutuhan utama bagi kehidupan manusia. Air selalu mencari celah untuk bergerak, bahkan ketika celah itu tidak ada sekalipun.

Air selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah dan mempunyai kekuatan untuk memadamkan api. Air dapat melunakkan benda yang keras sekalipun. Dan air dapat berubah wujud menyesuaikan dengan keadaan lingkungannya.

Seseorang yang memiliki sikap rendah hati akan selalu santun dan menghargai perbedaan. Ia tidak lebih baik dari siapapun. Oleh karena itu, jangan pernah merasa lebih hebat dan tinggi dari orang lain.

Allah SWT berfirman, “Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, “salam.” (QS Al-Furqan [25]: 6).

Semoga Allah membimbing kita agar menjadi insan yang rendah hati seperti air yang selalu mengalir ke tempat yang rendah. Amin.

Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )
WHATSAPP