Pertemuan Walisantri Kelas 12: Sinergi Orang Tua dan Pondok dalam Membentuk Karakter

Pertemuan Walisantri Kelas 12: Sinergi Orang Tua dan Pondok dalam Membentuk Karakter

Kuningan – Pondok Pesantren Husnul Khotimah menggelar Pertemuan Walisantri Kelas 12 pada Sabtu (6/9/2025) bertempat di Masjid Husnul Khotimah. Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan pondok, dewan pembina yayasan, serta para orang tua santri kelas akhir.

Dalam sambutannya, Ustadz Kiai Mulyadin, Lc., M.H. selaku Mudir HK1 menegaskan pentingnya kerjasama antara pihak pondok dan orang tua. Menurutnya, pendidikan karakter dan ilmu pengetahuan yang diterima santri akan lebih kuat jika didukung penuh oleh lingkungan keluarga.

Sementara itu, Ustadz Dani Abdurrahman, M.Pd. selaku Kepala Madrasah Aliyah Husnul Khotimah memaparkan Progress Report Program Kelas XII. Beberapa agenda yang telah dan sedang dilaksanakan antara lain Ujian Qurdits, Program Pembinaan Matematika (PPM), Tes Kemampuan Akademik (TKA), bimbingan belajar, try out, persiapan jalur SNBP, psikotes MBTI, bimbingan karir, hingga expo kampus.

“Tes Kemampuan Akademik (TKA) ini menjadi instrumen penting karena berfungsi sebagai pengganti Ujian Nasional, pemetaan mutu pendidikan, sekaligus validasi rapor untuk jalur seleksi prestasi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, alumni Husnul Khotimah selama ini berhasil melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi ternama melalui jalur SNBP, SNBT, SPAN PTKIN, maupun ke Timur Tengah dan LIPIA. Pihak sekolah pun terus memfasilitasi santri dengan layanan informasi pendaftaran, mentoring, hingga upgrading guru bimbingan belajar.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Husnul Khotimah Kuningan, K.H. Abdul Malik Mutsir, Lc., yang memberikan sambutan penuh motivasi. Beliau menekankan pentingnya sinergi doa, dukungan, dan teladan dari orang tua dalam keberhasilan anak.

Materi utama disampaikan oleh Ustadz Hodam Wijaya, S.Pd., dengan tema “Sinergi Orang Tua dan Pondok dalam Membentuk Karakter”. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembentukan karakter santri adalah hasil kolaborasi erat antara pondok dan orang tua. “Santri membutuhkan doa dan dukungan penuh dari orang tua di rumah agar ilmu dan akhlaknya semakin kokoh,” paparnya

Acara ditutup dengan doa bersama serta sesi diskusi, yang semakin mempererat hubungan antara pihak pondok dan walisantri, sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pendidikan putra-putri kelas 12 hingga ke gerbang kelulusan.

TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )
WHATSAPP