Terpesona dengan OSHK: Santri Magetan Belajar ke HK

Terpesona dengan OSHK: Santri Magetan Belajar ke HK

KUNINGAN – Pagi cerah di awal September, Senin (01/09), menjadi momen istimewa bagi Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan. Rombongan dari Madrasah Aliyah (MA) BQ Al-Jahra Magetan mengadakan kunjungan studi tiru terkait pengembangan organisasi santri, khususnya OSHK (Organisasi Santri Husnul Khotimah).

Sebanyak enam calon pengurus OSBA (Organisasi Santri Baitul Qur’an Al-Jahra) — tiga santri putra dan tiga santri putri — bersama empat guru pendamping, disambut hangat di Gedung Darul Arqom. Kehangatan terasa sejak awal penyambutan oleh satpam dan pengurus OSHK.

Agenda kunjungan diawali dengan perkenalan, lalu dilanjutkan sesi berbagi pengalaman bersama pengurus OSHK. Dalam forum tersebut, para santri Husnul Khotimah memaparkan program, budaya organisasi, hingga dinamika kepemimpinan di pesantren.

Ustadz Taufik Pribadi, S.Pd., salah satu pendamping, menyampaikan apresiasinya atas sambutan keluarga besar Husnul Khotimah. “Kami berangkat dari Magetan pukul 08.00 pagi dan tiba sore hari. Alhamdulillah sambutan dari satpam hingga pengurus OSHK sangat hangat. Kami juga belajar langsung tentang keseharian santri, termasuk tata cara penyambutan tamu yang begitu berkesan. Harapannya, kami bisa mencontoh hal baik ini dan menerapkannya di Pondok kami,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Falen Ervianto, calon Ketua OSBA. Ia mengaku kagum dengan sistem organisasi santri di Husnul Khotimah. “Masya Allah, bangunannya besar, santrinya ramah, dan banyak hal baru yang kami pelajari. Mulai dari struktur organisasi hingga sistem kegiatan harian, semua sangat menginspirasi. Semoga ke depan kami bisa meniru hal-hal positif dari sini dan terus menjaga silaturahmi,” ujarnya.

Ibu Yuda Isninawati, S.Pd., pendamping putri sekaligus Waka Kesiswaan MA IT, menilai OSHK memiliki pengalaman panjang yang bisa menjadi contoh berharga. “Alasan kami ke sini untuk menimba ilmu, terutama di bidang keorganisasian putri. Dengan usia pesantren yang sudah lebih dari 30 tahun, tentu pengalaman OSHK lebih matang. Anak-anak yang memaparkan kegiatannya juga luar biasa, tertata, dan terstruktur. Insya Allah, beberapa hal bisa kami adopsi sesuai kebutuhan OSBA Putri di Pondok kami,” jelasnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi MA BQ Al-Jahra Magetan dalam mengembangkan OSBA. Selain bertukar wawasan, kegiatan ini juga mempererat ukhuwah antar-santri dari dua lembaga pendidikan Islam di daerah berbeda.

 

 

Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )
Whatsapp