
Dinding Kelas yang Menggugah Semangat Belajar
Oleh Kosim
WoW adalah akronim dari Wall of Words (Dinding Kosakata), yang menggugah santri untuk semangat belajar. Konsep inovatif ini terinspirasi dari wallpaper, sebuah elemen dekorasi interior yang populer. Menurut Wikipedia, wallpaper adalah sejenis kertas yang digunakan untuk melapisi dinding rumah, dan sering kali dijadikan alternatif cat untuk menghias interior dengan lebih kreatif.
Mengapa sebagian orang menghias rumah menggunakan wallpaper? Mereka ingin estetika ruangan, mengekspresikan kepribadian, menyembunyikan cacat dinding, menciptakan suasana sesuai selera, dan melindungi dinding dari kerusakan ringan. Wallpaper menawarkan variasi desain luas dan relatif mudah dipasang, dan menjadikannya sebagai pilihan dekorasi interior modern dan klasik.
Terinspirasi konsep wallpaper, penulis yang dipecaya sebagai wali kelas menghias dinding kelas menggunakan wallpaper yang sarat makna. Bukan wallpaper pada umumya, melainkan wallpaper yang bertuliskan kosakata Bahasa Arab. Selain sebagai hiasan visual, juga berfungsi sebagai implementasi praktis belajar Bahasa Arab.
Paling tidak ada tiga kiat praktis belajar Bahasa Arab yang penulis tekankan kepada para santri. Pertama, memperbanyak kosakata. Melalui kosakata Bahasa Arab yang ditempel di dinding ruang kelas dan dapat dilihat setiap hari, diharapkan santri secara aktif mendapatkan pengayaan kosakata sehingga mendorong santri untuk percaya diri berbicara Bahasa Arab.
Kedu, rangkai kata untuk bicara. Modal kosakata yang dibaca dan dihafal dari dinding tidak berhenti hanya sebagai hafalan pasif, tapi dilanjutkan dengan upaya kreatif merangkai kosakata menjadi kalimat aktif yang dapat digunakan untuk percakapan santri.
Ketiga, menumbuhkan kepercayaan diri santri. Setelah memiliki bekal kosakata yang memadai dan mampu merangkai kalimat, diharapkan tumbuh keberanian dan rasa percaya diri santri untuk berkomunikasi menggunakan Bahasa Arab di lingkungan pesantren.
Dengan demikian, WoW (Wall of Words) menjadi bagian penting dari penyempurna kegiatan “password” yang selama ini dilaksanakan santri sebelum masuk kelas. Jika kegiatan inspiratif seperti ini dilakukan secara konsisten, maka dapat melahirkan lingkungan berbahasa Arab yang kondusif dan produktif menjadi kenyataan.
#pesantrenterbaikdikuningan #berbasisdakwahdantarbiyah #pontrenhusnulkhotimah

