
Menabuh Semangat Santri Putri di ARESTA 21: Kala Kreativitas Santriwati Mulai Bersemi
KUNINGAN – Gema takbir dan riuh tepuk tangan yang memenuhi GOR Putri Pondok Pesantren Husnul Khotimah beberapa waktu lalu bukanlah akhir, melainkan sebuah fajar baru. Malam pembukaan bertajuk “Pesta Santri” tersebut resmi menjadi gerbang pembuka bagi perhelatan akbar Ajang Remaja Berprestasi (ARESTA) Putri ke-21. Sebuah perhelatan yang khusus didedikasikan sebagai panggung kreativitas santriwati, yang rangkaian kegiatannya kini tengah hangat berlangsung dan masih akan mewarnai hari-hari di kampus putri hingga beberapa pekan ke depan.
Menjaga Adab di Tengah Pesta
Dalam suasana malam yang penuh energi tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Ustadz Mulyadin, Lc., M.H., memberikan pesan pembuka yang menjadi kompas bagi seluruh rangkaian acara ke depan. Melalui pantun-pantun yang interaktif, beliau menekankan bahwa prestasi setinggi apa pun akan kehilangan maknanya jika tanpa adab.
“Bergembira boleh saja asal beradab, akhlak mulia tetap yang utama,” ujar Ustadz Mulyadin di hadapan ribuan santriwati.
Penegasan beliau ini menjadi rambu bagi seluruh santriwati yang saat ini tengah bersiap maupun sedang berkompetisi dalam berbagai cabang lomba. Simbolis pemukulan gong oleh beliau secara resmi menandai bahwa “musim kreativitas” di lingkup putri Husnul Khotimah telah dimulai.
Maraton Prestasi: Panggung Mandiri Santriwati
Berbeda dengan kegiatan di kampus putra, ARESTA Putri tahun ini menunjukkan kemandirian dan dinamika yang khas. Meskipun Pesta Santri telah membuka kemeriahan sejak 17 Januari 2026 lalu, perjalanan ARESTA 21 masih sangat panjang. Ketua Pelaksana, Hilda Hanifah, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan maraton kreativitas yang puncaknya baru akan terlihat pada tanggal 29 – 30 Januari 2026 mendatang.
Saat ini, atmosfer kompetisi sedang dirasakan oleh santriwati dari kelas 7 hingga kelas 11. Tema “Genggam Dunia dengan Impianmu, Ubah Dunia dengan Potensimu” diimplementasikan melalui berbagai agenda mandiri di unit putri, seperti:
- Persiapan kompetisi eksternal yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai sekolah.
- Bazar kreatif ARESTA Putri dan Galeri Seminar.
- Serta misi kemanusiaan yang sangat dinanti: Konser Amal Palestina.
Energi yang Terus Mengalir
Visualisasi semangat santriwati sudah terlihat sejak malam pembukaan melalui penampilan grup Marawis dan Nasyid Akhwat yang memukau. Namun, hiburan tersebut hanyalah pemantik. Hingga saat ini, area putri masih disibukkan dengan berbagai demonstrasi lomba dan persiapan teknis lainnya yang menunjukkan dedikasi para santriwati di sela-sela rutinitas mengaji dan belajar.
Bagi para santriwati, pekan-pekan ini adalah waktu untuk membuktikan bahwa mereka mampu mengelola organisasi besar secara profesional. Pesta Santri yang telah dibuka ini bukan sekadar seremoni sekali lewat, melainkan proses pendidikan karakter dan kepemimpinan yang akan terus berjalan hingga bendera penutupan dikibarkan nanti.
Dengan dukungan penuh dari unit pembinaan putri dan para ustadzah, ARESTA Putri 21 diharapkan terus mengalirkan energi positif, membuktikan bahwa santriwati Husnul Khotimah adalah generasi yang cerdas, kreatif, namun tetap teguh memegang identitas akhlakul karimah

