
Pelatihan K3: Menjaga Amanah dengan Raga yang Bugar dan Segar
KUNINGAN – Pagi itu, Sabtu (10/1/2026), suasana di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Husnul Khotimah tampak berbeda dari biasanya. Ratusan pegawai yang biasanya sibuk dengan tugas operasional masing-masing, berkumpul dengan antusiasme yang tinggi. Mereka bukan hadir untuk rapat rutin, melainkan untuk mengikuti rangkaian Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang dikemas secara komprehensif oleh bagian HRD.
Kepala Urusan (Kaur) HRD Husnul Khotimah, Ustadz Arsidi, M.Pd., menyebut kegiatan ini sebagai langkah krusial di awal tahun. Baginya, memastikan keselamatan kerja dan kesehatan pegawai adalah investasi utama dalam menjaga kualitas pelayanan di pesantren.
“Kesehatan dan keamanan adalah dua faktor penting dalam melaksanakan amanah. Kami ingin di awal 2026 ini, seluruh SDM Husnul Khotimah dipastikan sehat dan bugar agar bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Ustadz Arsidi di sela-sela kegiatan.
Bukan Sekadar Teori Kegiatan yang diikuti oleh 150 peserta dari bagian Keamanan (Satpam), Dapur Umum, serta Sarana Bangunan dan LH ini jauh dari kesan membosankan. Bekerja sama dengan tim medis dari Klinik Pratama Husnul Khotimah, para peserta satu per satu menjalani pemeriksaan medis. Mulai dari pengecekan tensi, kadar gula darah, hingga perhitungan indeks massa tubuh (IMT) melalui berat dan tinggi badan ideal.
Tak berhenti di pemeriksaan meja medis, para pegawai pun ditantang untuk menguji ketahanan fisik mereka melalui tes jalan cepat. Peluh yang menetes tidak menyurutkan semangat mereka; sebaliknya, ini menjadi momen bagi para pegawai untuk mengenali sejauh mana kesiapan fisik mereka dalam menunjang beban kerja sehari-hari.
Memupuk Kebersamaan di Akhir Hari Setelah seharian berkutat dengan materi keselamatan kerja dan pemeriksaan fisik, suasana tegang berubah menjadi cair saat memasuki sesi terakhir. Berbagai permainan kelompok (games) sengaja disiapkan oleh panitia untuk memecah kekakuan antar-divisi.
Gelak tawa pecah saat para peserta bahu-membahu menyelesaikan tantangan dalam permainan tersebut. Sesi ini bukan sekadar hiburan, melainkan cara HRD untuk memupuk kekompakan dan rasa kebersamaan. Perbedaan unit kerja seolah melebur dalam semangat kolaborasi yang sama.
“Tujuan kami jelas; kami ingin pegawai tidak hanya paham secara teori tentang keselamatan kerja, tapi juga memiliki tubuh yang sehat dan hubungan yang harmonis antar sesama rekan kerja,” tambah Ustadz Arsidi menutup pembicaraan.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Husnul Khotimah kembali menegaskan bahwa di balik besarnya nama lembaga, ada raga-raga bugar dan hati yang solid yang siap bekerja dengan aman dan nyaman demi mencetak generasi rabbani.

