
Pesantren dan Arah Zaman, Husnul Khotimah Bahas Kebijakan Strategis 2026
Kuningan — Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan menggelar Musyawarah Kerja Pondok (Muker) pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Gedung Darul Arqom. Kegiatan ini menjadi agenda strategis dalam rangka menyusun dan merumuskan program kerja Pondok untuk tahun 2026.
Musyawarah kerja ini diikuti oleh Mudir Ma’had, jajaran pimpinan, hingga para kepala bagian di seluruh unit Pondok Pesantren Husnul Khotimah. Selama satu hari penuh, para peserta terlibat aktif dalam pembahasan arah kebijakan, perencanaan program, serta evaluasi pelaksanaan kegiatan sebelumnya.
Mudir Ma’had Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kiyai Mulyadin, Lc., M.H, menegaskan bahwa musyawarah kerja merupakan fondasi penting dalam menjaga arah dan keberlanjutan pengelolaan Pondok.
“Musyawarah kerja ini menjadi momentum untuk menyamakan visi dan langkah seluruh unit Pondok. Program yang disusun harus realistis, terukur, dan selaras dengan nilai-nilai kepesantrenan, agar pelaksanaannya di tahun 2026 berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Kiyai Mulyadin.

Presentasi pembinaan
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarunit dalam menjalankan setiap program yang telah dirumuskan.
“Keberhasilan program Pondok tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga oleh kekompakan dan tanggung jawab bersama dalam pelaksanaannya,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu peserta Muker dari Unit Penjamin Mutu Pesantren, Ustadzah Mia Rusmia, S.Pt., M.Pd, menyampaikan bahwa forum musyawarah ini memberikan ruang strategis bagi setiap unit untuk berkontribusi secara aktif.
“Muker ini sangat penting karena kami bisa menyampaikan evaluasi, masukan, sekaligus rencana peningkatan mutu pendidikan dan layanan Pondok. Semua unit dilibatkan sehingga program yang dihasilkan benar-benar terintegrasi dan saling mendukung,” jelas Ustadzah Mia.
Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh peserta Muker juga berdampak pada meningkatnya rasa memiliki terhadap program yang akan dijalankan.
“Dengan terlibat langsung dalam proses perumusan program, kami merasa lebih bertanggung jawab untuk memastikan setiap rencana dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi santri dan Pondok,” ujarnya.
Selain memperkuat tata kelola internal, penyusunan program kerja dalam Musyawarah Kerja Pondok ini juga diarahkan agar mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar dan masyarakat luas. Dengan perencanaan yang matang dan kolaboratif, Pondok Pesantren Husnul Khotimah optimistis mampu menjalankan seluruh agenda tahun 2026 secara lebih tertib, efektif, dan berdampak.
Melalui Musyawarah Kerja Pondok 2025 ini, Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan pesantren serta memperkuat posisinya sebagai pesantren unggulan di Jawa Barat dan Indonesia.

