
Kiai Mulyadin: Adab dan Akhlak Fondasi Utama Menuntut Ilmu
Kuningan — Pondok Pesantren Husnul Khotimah melaksanakan Upacara Pembukaan Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri putra dan putri, dewan guru, serta jajaran pimpinan pesantren.
Pelaksanaan upacara kali ini berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Seluruh rangkaian upacara, mulai dari pembawa acara hingga instruksi selama upacara, disampaikan sepenuhnya menggunakan Bahasa Arab. Sejak awal upacara, nuansa kebahasaan sudah terasa kuat ketika pemimpin upacara dengan suara lantang mengucapkan, “الإحترام العام إلى قائد المراسم تعظيم سلام”, yang berarti “Penghormatan umum kepada Pembina Upacara, hormat… grak!”.
Penggunaan Bahasa Arab ini menjadi bagian dari penguatan budaya bahasa dan pembiasaan santri dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.
Lihat video Upacara Pembukaan Awal Semester genap
Amanat pembina upacara disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Husnul Khotimah 1, Kiai Mulyadin, Lc., M.H. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya adab dan akhlak sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu. Menurutnya, semakin tinggi ilmu seseorang, maka harus semakin baik pula adab dan kepribadiannya.
“Pesantren bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi tempat pembentukan karakter, akhlak, dan kepribadian santri,” tutur beliau. Santri juga diingatkan agar senantiasa menjaga nama baik pesantren di mana pun berada.
Lebih lanjut, Kiai Mulyadin mengajak seluruh santri untuk memaknai keberadaan mereka di pesantren sebagai bagian dari harapan besar yang harus diiringi dengan kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh. Harapan yang besar, tegasnya, tidak akan tercapai tanpa perjuangan yang besar pula.
Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan santri tidak terlepas dari rida dan doa para guru, yang memiliki kedudukan sebagai orang tua dalam mendidik dan mendoakan kebaikan bagi para santri.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman santri berprestasi, baik di bidang akademikmaupun hafalan Al-Qur’an. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pesantren atas kesungguhan, kedisiplinan, dan kerja keras para santri selama semester sebelumnya.
Upacara pembukaan semester genap ini menjadi momentum awal untuk menumbuhkan kembali semangat belajar, kedisiplinan, serta komitmen santri dalam mengembangkan potensi diri. Melalui penggunaan Bahasa Arab secara penuh dan pemberian apresiasi kepada santri berprestasi, diharapkan budaya unggul, berprestasi, dan berakhlakul karimah terus tumbuh di lingkungan Pondok Pesantren Husnul Khotimah.



