MAGNIFICENT QUANTITY

MAGNIFICENT QUANTITY

Oleh Adi Bintoro

 

Saat kebutuhan akan kuantitas (jumlah) bertemu dengan kualitas personal yang memiliki jumlah tersebut, maka sejarah mencatat hal yang luar biasa. Magnificent Quantity. Sahabat Utsman bin Affan salah satu tokohnya.

Madinah saat itu dalam kondisi cemas. Salah satu kekuatan militer terbesar saat itu, Romawi berniat bergerak ke Madinah. Islam harus dihentikan sebelum mereka bertambah besar. Rasulullah SAW kemudian memutuskan untuk bergerak terlebih dahulu. Mereka akan menghadapi Romawi di luar Madinah. Tabuk menjadi titiknya.

Tiga puluh ribu (30.000) tentara muslim akan berangkat. Kondisi cuaca ektrem panas dan perjalanan jauh. Dengan jumlah yang besar dan perjalanan yang sulit, perbekalan menjadi keniscayaan. Maka.. “barangsiapa yang menyiapkan pasukan ‘usrah baginya surga.” sabda Rasulullah SAW kala itu. Bagi para pencari surga inilah kesempatan, berbondong-bondong para sahabat mengeluarkan harta mereka. Abu Bakar 4.000 dirham, Umar separuh hartanya, Abdurrahman bin ‘Auf 200 uqiyah perak.

Lalu, bagaimana dengan tokoh kita, Utsman bin Affan. Mari kita dengarkan persaksian para sahabat lainnya. Kemudian.., datanglah Utsman mengeluarkan 1.000 dinar emas (setara dengan 40 Milyar) di kantongnya dan diletakkan dihadapan Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bersabda, “Setelah hari ini, apapun yang dilakukan Utsman tidak akan membahayakannya (di akhirat).” Dengan kata lain, Surga bagi Utsman.

Apakah berhenti sampai situ, tidak. Jumlah perbekalan yang dibutuhkan sangat banyak. Rasulullah SAW kembali menyeru para sahabat untuk bersedekah. Utsman kemudian mondar-mandir dari rumahnya ke tempat Rasulullah, membawa harta-hartanya yang ia punya. Maka bertambahlah sedekah Utsman 940 ekor kuda dan 60 unta lengkap dengan perbekalannya, 10.000 dinar emas juga 700 uqiyah emas. Yang jika dikonversikan semua sedekah Utsman saat itu berkisar 100 Milyar – 1 Triliun. Magnificent Quantity.. jumlah yang sangat mengagumkan untuk satu moment sedekah.

Di sinilah kita mendapatkan sandaran, untuk berusaha sebaik-baiknya mendapatkan harta di dunia. Jadilah pedagang, profesional, owner perusahaan atau apapun. Dan, milikilah kualitas personal para pencari surga. Hingga, saat lapangan membutuhkan kuantitas besar itu. Kemudian pada diri anda terakumulasi kualitas personal pemburu surga dan di tangan Anda kuantitas tersebut ada, maka eksekusi amal itu.

Semoga Allah SWT menganugerahkan keabadian surga untuk kita semua. Amin.

TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )
WHATSAPP