
Kampanye Dialogis, Calon Ketua MPS dan DE OSHK Uji Gagasan Menuju Estafet Kepemimpinan Baru
KUNINGAN – Menjelang pergantian estafet kepemimpinan organisasi santri Putra, Majelis Permusyawaratan Santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan menggelar acara Kampanye Dialogis untuk para Calon Ketua Majelis Perwakilan Santri (MPS) dan Dewan Eksekutif Organisasi Santri Husnul Khotimah (DE-OSHK) periode 2026/2027. Acara yang berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026 ini berjalan dinamis dengan agenda pemaparan gagasan serta uji panelis.
Pelaksanaan kampanye dialogis tahun ini dibagi menjadi dua sesi berdasarkan jenjang pendidikan. Sesi pertama diperuntukkan bagi DE-OSHK Junior (MTs) yang dimulai pada pukul 15.30 WIB bertempat di Aula. Sementara itu, sesi kedua untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) yang mencakup pemilihan Ketua MPS dan DE-OSHK MA digelar malam hari mulai pukul 20.00 WIB bertempat di Masjid Husnul Khotimah.
Jalannya kegiatan di kedua tempat terpantau tertib. Setelah pembukaan dan pembacaan tata tertib oleh panitia, acara langsung memasuki inti kegiatan yang terdiri dari penyampaian visi-misi dari masing-masing calon ketua, disusul dengan sesi tanya jawab intensif. Para calon ketua diuji langsung melalui pertanyaan-pertanyaan strategis dari dewan panelis, yang kemudian wajib dijawab oleh masing-masing calon.
Para panelis yang hadir mengawal jalannya dialog antara lain Ust. Latipudin, S.Psi., M.Pd. (Kepala Unit Pembinaan Santri), Ust. Danni Abdurrahman, M.Pd. (Kepala Madrasah Aliyah), Ust. Elfa Robi, Lc., M.Pd. (Kepala Madrasah Tsanawiyah), Kepala Urusan Organisasi Santri (Kaur Orsan), Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan, dan Ketua Dewan Eksekutif OSHK Demisioner.
Secara bergantian, para calon memaparkan visi misi dan solusi atas berbagai dinamika kepesantrenan. Isu-isu strategis mulai dari optimalisasi pengawasan organisasi, peningkatan disiplin, reorientasi peran kader dai di masyarakat, hingga inovasi program kerja tanpa menghilangkan nilai-nilai luhur pondok menjadi topik hangat dalam sesi tanya jawab bersama panelis.
Melalui format kampanye dialogis ini, Kiai Mulyadin, Lc. M.H selaku Pimpinan pesantren berharap dapat melahirkan figur pemimpin yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki adab, ilmu, dan keteladanan yang kuat bagi seluruh santri.
Setelah seluruh rangkaian pemaparan gagasan dan ujian panelis usai, acara diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara panelis, panitia, dan seluruh calon ketua. Agenda ini menjadi modal penting bagi para santri untuk menentukan pilihan mereka secara objektif demi kemajuan OSHK dan MPS di masa depan.
Berikut adalah nama-nama santri yang siap melanjutkan kepemimpinan organisasi:
Calon Ketua DE-OSHK MA:
Ahmad Musyafa Al-Hakim, Muammar Syafiq Prasetyo, Faris Abbad Ramadhan, Muhammad Mufid Mu’tashim, Syamil Achmad Khoiri.
Calon Ketua MPS :
La Qodri Kenzie Haziq, Ilham Muafa Fadhlurrahman, Shofwan Ariqul Ulwan, Kayyis Muhammad Haidar, Athar Syahrani Khairi Athallah.
Calon Ketua DE-OSHK MTs (Junior):
Muhammad Kaffah Ashodiqie, Muhammad Akmaluz Zuhair As-Sauqi, Muhammad Syafiq Mudzaffar, Abdurrahman Fakhriansyah, Darendra Laksmana.

